Aku akan melakukan
perjalanan ke daerah yang aku belum pernah datangi dan di sana aku
harus melakukan kerja nyata untuk mengabdi di daerah itu dan membuat
daerah itu menjadi maju. Kegiatan ini adalah keharusan bagi
murid-murid tingkat ke-4 Universitas tempatku menimba ilmu. Tentunya
aku tidak sendiri, aku bersama dengan beberapa teman-teman dengan
berbagai kemampuan yang mereka miliki untuk sama-sama mengabdi di
daerah yang akan kami tempati.
hari tiarto, itulah
namaku. Orang tuaku memberikan nama ini, yang aku sendiri masih belum
mengerti maksud sebenarnya. Aku sudah berusaha mencari tahu, hari
yang berarti hari saat aku lahir, lalu kata tiarto yang aku belum
tahu maksudnya mungkin banyak uang, karena “arto” itu berarti
uang, kata “ti” inilah yang masih belum ku ketahui.
Hari keberangkatan
pun tiba. Persiapan yang sudah benar-benar matang dan lengkap
kusiapkan, tak lupa pamit dengan orang tua, aku berangkat menuju
lokasi pemberangkatan, kami akan diantarkan dengan bus dari lapangan
universitas dan semua murid yang akan melakukan Kerja Nyata harus
berkumpul di lokasi pukul 06.00.
Aku tiba di lokasi
pukul 05.55, bus-bus yang akan mengantarkan kami berjajar cukup rapi,
namun karena banyaknya murid dan juga kerabat yang mengantarkan,
sehingga suananya jadi semrawut. Aku yang mengendarai motor dengan
membonceng printer, aku memilih jalan alternatif untuk ke lapangan,
karena jika lewat jalan utama akan macet. Aku memutar dan tak lama
kemudian aku tiba di lokasi. Tuling... tuling.., bunyi
ringtone sms handphoneku berbunyi,


