Setelah kamu-kamu dibuat bingung membaca postingan saya mengenai besaran. Sekarang kita kan membahas mengenai besaran secara sebenarnya dan tidak akan main-main lagi(serius).
Besaran adalah....
semua hal yang bisa diukur dan dinyatakan dalam angka. Misalnya saja panjang, kecepatan, massa, waktu, suhu, dll. Untuk mengukur besaran kita harus menggunakan satuan. Satuan adalah suatu ukuran standar untuk mengukur suatu besaran. Misalnya saja besaran panjang memiliki satuan yaitu m, lalu Kg yang merupakan satuan dari massa, selain itu juga ada banyak lagi satuan-satuan yang ada di dunia seperti yard, kaki, hasta, dll.
Jika kita membicarakan mengenai besaran. Besaran sendiri terdiri atas besaran pokok dan besaran turunan. Besaran pokok adalah besaran yang sudah disepakati dan menjadi dasar dari besaran-besaran yang lain. Besaran pokok yang disepakati oleh para ahli dahulu kala hanya ada satu ditambah enam atau sama dengan tujuh, yaitu:
Besaran pokok Satuan Dimensi
Panjang m (meter) [L]
Massa kg (kilogram) [M]
Waktu s (sekon) [T]
Kuat arus listrik A (ampere) [I]
Suhu K (kelvin) [θ]
Intensitas cahaya Cd (candela) [J]
Jumlah zat Mol [N]
Mengenai dimensi akan saya jelaskan dalam postingan yang lain kali ini saya hanya akan membahas mengenai besaran dan satuan, jadi bersabarlah oke. Selanjutnya kita kebesaran turunan. Besaran trunan adalah besaran yang tersusun(diturunkan) dari besaran-besaran pokok. Sebagai contoh kecepatan adalah turunan dari jarak yang tidak lain dan tidak bukan merupakan panjang terhadap waktu atau bisa dituliskan bagi yang sudah mengenal diferensial pasti mengerti mengenai hal ini. Akan tetapi bagi yang belum pernah bertemu apalagi makan diferensial lebih baik untuk sementara ini jangan pikirkan diferensial itu, nanti akan tiba masanya untuk mengerti akan hal itu. Lalu volume yang merupakan hasil dari panjang kali lebar kali tinggi, ketiganya merupakan besaran pokok panjang, sehungga satuannya adalah m3 jika satuan ketiganya m atau cm3 jika satuannya cm. dan beberapa contoh lain sebagai berikut
Besaran turunan Rumus Satuan Dimensi
Percepatan (a) Jarak / waktu m/s2 LT-2
Gaya (F) Masa x percepatan N M L T-2
Usaha (W) Gaya x perpindahan Joule ML2T-2
Tekanan (P) Gaya / luas permukaan Pa ML-1T-2
Selanjutnya saya akan membahas agak merinci mengenai satuan. Satuan Internasional yang lebih populer dengan sebutan SI adalah satuan-satuan yang sudah dipatenkan oleh para orang-orang pintar di luar Indonesia sana. Dari buku yang saya baca, sampai detik anda membaca posting ini yang sering digunakan di dunia yaitu sistem metrik dan sistem Inggris. Sistim metrik dikenal sebagai : meter, kilgram, dan second (disingkat MKS). Sedangkan sistim Inggris dikenal sebagai : foot, pound, dan second (disingkat FPS). Diantara kedua sistem ini, sistem metriklebih mudah digunakan karena satuannya merupakan bilangan sepuluh berpangkat.
Baiklah saya rasa cukup penjelasan dari saya. Jika ada unek-unek silahkan ketik saja comment kalian.
Selasa, 09 Februari 2010
Besaran
Apa yang anda rasakan ketika mendengar kata itu, menggigil, panas, dingin, sejuk, menyegarkan(emangnya air), atau sangat mengerikan sehingga ban sepeda anda pecah(Lho apa hubungannya, wah berlebihan nih...). sebenarnya memang tidak ada hubungannya tetapi jika di hubungkan ya bisa-bisa aja kita sambungkan dengan kabel listrik, lihat saja hasilnya. Paling tidak anda hanya akan tersetrum, atau rambut kita akan berdiri.
Baiklah sudah cukup main-mainnya, nah sekrang kita ke materi saja kalo begitu. Besaran adalah kata-kata yang sering kita dengar di toko baju saat banyak orang mencoba baju dan berkata “Baju ini kebesaran, ada ukuran yang lebih kecil ngak?”(ha..ha.. ketaga, eh ketawa dong biar ngak seteres-stres amat belajar fisika) anda yang membaca tulisan ini pasti geram dan tidak ingin membaca sampai selesai, karena openingnya saja ngak jelas ini sebenernya mau kemateri atau sebenarnya tulisan ini cuma bercanda aja.
Okelah supaya kamu-kamu semua ngak marah and niggalin tulisan ini. Nih aku kasih permen, eh..materi.
Besaran(menurut sumber yang terpercaya) adalah semua hal yang bisa diukur dan dinyatakan dalam angka. Misalnya saja panjang, kecepatan, massa, waktu, suhu, dll. Untuk mengukur besaran kita harus menggunakan satuan. Sebelum itu kita harus tahu mengenai apa itu mengukur. Mengukur membandingkan suatu hal dengan hal lainnya. Misalnya saja supaya kalian ngak bingung dengan bahasa yang digunakan, kita ambil contoh kita mengukur tinggi sebuah meja dengan jengkalan tangan kita sehingga kita dapatkan misalnya 4 jengkal anda, di sini kita membandingkan tinggi meja dengan panjang jengkal anda sehingga di dapatkan 4 jengkal. Lalu jika kita mengukur tinggi meja yang sama dengan meteran kita dapatkan misalnya nilainya 60 cm. Di sini kita juga masih membandingkan tinggi meja dengan panjang satu meter.
Di saat inilah kita memerlukan suatu satuan untuk mengukur suatu besaran. Contohnya m(meter), Kg(Kilogram), s(second atau detik), dll, de es be, de es jeruk, dan de es teler(he..he..he..). Satuan itu harus merupakan suatu standar yang di gunakan oleh semua orang yang berlaku secara universal, sehingga satu meter di Indonesia dan satu meter di Singapura itu panjangnya sama. Akan tetapi anda harus bertanya pada oarng yang benar, jangan pada kucing, atau cacing, karena pastinya anda tidak akan dijawab. Beda lagi kalo anda bisa bahasa internasional mereka, munkin anda akan di beri suatu jawaban.
Siapa yang membuat suatu satuan? Ada yang bisa menjawab, silahkan kirimkan jawaban anda ke nomor kosong-delapan-satu-kosong-kosong-penuh-penuh. Atau kirimkan jawaban ini melalui telepati ke pikiran saya. Dari pesan yang sudah saya terima, satuan yang di gunakan secara internasional atau SI(Satuan Internasional) diatur oleh badan internasional yaitu Internasional Bureau of Weights and Measures di Paris, Perancis. Akan tetapi anda juga bisa membuat satuan sendiri yang tentunya hanya anda sendiri yang bisa menentukan seperti satuan untuk nasi satu piring, air satu gelas, dll. Yang tentunya akan bervariasi menurut pribadi masing-masing.
Ada sedikit oleh-oleh, yang tadi terlupa di awal. Besaran terdiri dari besaran pokok, dan besaran tutunan. Besaran pokok adalah besaran yang sudah ditetapkan oleh badan yang berwenang yaitu panjang, waktu, dan yang lainnya ayng bisa kalain jumpai di buku fisika, atau bisa kalian tanyakan pada guru fisika kalian. Lalu jangan lupa besaran turunan yang merupakan turunan dari besaran pokok seperti halnya kecepatan yang merupakan turunan dari besaran pokok panjang, dan lain-lainnya.
Oke sampai disini dulu. Sampai ketemu di postingan lainnya.
Baiklah sudah cukup main-mainnya, nah sekrang kita ke materi saja kalo begitu. Besaran adalah kata-kata yang sering kita dengar di toko baju saat banyak orang mencoba baju dan berkata “Baju ini kebesaran, ada ukuran yang lebih kecil ngak?”(ha..ha.. ketaga, eh ketawa dong biar ngak seteres-stres amat belajar fisika) anda yang membaca tulisan ini pasti geram dan tidak ingin membaca sampai selesai, karena openingnya saja ngak jelas ini sebenernya mau kemateri atau sebenarnya tulisan ini cuma bercanda aja.
Okelah supaya kamu-kamu semua ngak marah and niggalin tulisan ini. Nih aku kasih permen, eh..materi.
Besaran(menurut sumber yang terpercaya) adalah semua hal yang bisa diukur dan dinyatakan dalam angka. Misalnya saja panjang, kecepatan, massa, waktu, suhu, dll. Untuk mengukur besaran kita harus menggunakan satuan. Sebelum itu kita harus tahu mengenai apa itu mengukur. Mengukur membandingkan suatu hal dengan hal lainnya. Misalnya saja supaya kalian ngak bingung dengan bahasa yang digunakan, kita ambil contoh kita mengukur tinggi sebuah meja dengan jengkalan tangan kita sehingga kita dapatkan misalnya 4 jengkal anda, di sini kita membandingkan tinggi meja dengan panjang jengkal anda sehingga di dapatkan 4 jengkal. Lalu jika kita mengukur tinggi meja yang sama dengan meteran kita dapatkan misalnya nilainya 60 cm. Di sini kita juga masih membandingkan tinggi meja dengan panjang satu meter.
Di saat inilah kita memerlukan suatu satuan untuk mengukur suatu besaran. Contohnya m(meter), Kg(Kilogram), s(second atau detik), dll, de es be, de es jeruk, dan de es teler(he..he..he..). Satuan itu harus merupakan suatu standar yang di gunakan oleh semua orang yang berlaku secara universal, sehingga satu meter di Indonesia dan satu meter di Singapura itu panjangnya sama. Akan tetapi anda harus bertanya pada oarng yang benar, jangan pada kucing, atau cacing, karena pastinya anda tidak akan dijawab. Beda lagi kalo anda bisa bahasa internasional mereka, munkin anda akan di beri suatu jawaban.
Siapa yang membuat suatu satuan? Ada yang bisa menjawab, silahkan kirimkan jawaban anda ke nomor kosong-delapan-satu-kosong-kosong-penuh-penuh. Atau kirimkan jawaban ini melalui telepati ke pikiran saya. Dari pesan yang sudah saya terima, satuan yang di gunakan secara internasional atau SI(Satuan Internasional) diatur oleh badan internasional yaitu Internasional Bureau of Weights and Measures di Paris, Perancis. Akan tetapi anda juga bisa membuat satuan sendiri yang tentunya hanya anda sendiri yang bisa menentukan seperti satuan untuk nasi satu piring, air satu gelas, dll. Yang tentunya akan bervariasi menurut pribadi masing-masing.
Ada sedikit oleh-oleh, yang tadi terlupa di awal. Besaran terdiri dari besaran pokok, dan besaran tutunan. Besaran pokok adalah besaran yang sudah ditetapkan oleh badan yang berwenang yaitu panjang, waktu, dan yang lainnya ayng bisa kalain jumpai di buku fisika, atau bisa kalian tanyakan pada guru fisika kalian. Lalu jangan lupa besaran turunan yang merupakan turunan dari besaran pokok seperti halnya kecepatan yang merupakan turunan dari besaran pokok panjang, dan lain-lainnya.
Oke sampai disini dulu. Sampai ketemu di postingan lainnya.
Selasa, 02 Februari 2010
Angka Penting
Dalam kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai aturan angka penting. Bagi yang pernah mengnyam kelas VII SMP pasti mengenal tentang angka penting. Sebagai contoh ada angka 123,476 memiliki enam angka penting, lalu angka 400 hanya memiliki satu angka penting. Masih bingung.
Mari kita lihat mengenai aturan angka penting.
1.semua angka bukan nol adalah angka penting
2. angka nol yang terletak di antara dua angka bukan nol termasuk angka penting
Contoh : 3,000231 memiliki tujuh angka penting.
3. angka-angka bukan nol yang digunakna hanya untuk tempat titik desimal adalah bukan angka penting.
Contoh : 0,00212 memiliki tiga angka penting
4. semua angka nol yang terletak pada deretan akhir angka-angka yang ditulis di belakang koma desikmal termasuk angka penting.
Contoh : 0,0092000 memiliki 5 angka penting.
5. dalam notasi ilmiah, semua angka sebelum orde termasuk angka penting.
Contoh : 7,7 x 105 memiliki dua angka penting.
2,345 x 109 memiliki empat angka penting.
Lalu bagaimana jika dalam pertambahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Dalam pertambahan, perkalian, dan pembagian memiliki aturan angka penting tersendiri.
1. Aturan mengenai aturan penjumlahan dan pengurangan.
Hasil penjumlahan atau pengurangan hanya boleh mengandung satu angka taksiran. Angka taksiran adalah angka terakhir dari suatu bilangan penting.
Contoh : 5,234 → 4 adalah agka taksiran
1,35 + → 5 adalah angka taksiran
6,584 → Ada dua angka taksiran sehingga dibulatkan menjadi 6,58;karena hanya boleh mengandung satu angka taksiran.
2. Aturan perkalian atau pembagian
Hasil perasi perkalian atau pembagian hanya boleh memiliki angka penting sebanyak bilangan yang angka perntingnya paling sedikit.
Contoh : 2,98 → 3 angka penting
1,7 x → 2 angka penting
5,066 → 4 angka penting
Dibulatkan menjadi 5,1 (dua angka penting)
Untuk lebih memahami lagi silahkan kalian membaca buku-buku dan mengerjakan latihan-latihan soal yang ada.
Mari kita lihat mengenai aturan angka penting.
1.semua angka bukan nol adalah angka penting
2. angka nol yang terletak di antara dua angka bukan nol termasuk angka penting
Contoh : 3,000231 memiliki tujuh angka penting.
3. angka-angka bukan nol yang digunakna hanya untuk tempat titik desimal adalah bukan angka penting.
Contoh : 0,00212 memiliki tiga angka penting
4. semua angka nol yang terletak pada deretan akhir angka-angka yang ditulis di belakang koma desikmal termasuk angka penting.
Contoh : 0,0092000 memiliki 5 angka penting.
5. dalam notasi ilmiah, semua angka sebelum orde termasuk angka penting.
Contoh : 7,7 x 105 memiliki dua angka penting.
2,345 x 109 memiliki empat angka penting.
Lalu bagaimana jika dalam pertambahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Dalam pertambahan, perkalian, dan pembagian memiliki aturan angka penting tersendiri.
1. Aturan mengenai aturan penjumlahan dan pengurangan.
Hasil penjumlahan atau pengurangan hanya boleh mengandung satu angka taksiran. Angka taksiran adalah angka terakhir dari suatu bilangan penting.
Contoh : 5,234 → 4 adalah agka taksiran
1,35 + → 5 adalah angka taksiran
6,584 → Ada dua angka taksiran sehingga dibulatkan menjadi 6,58;karena hanya boleh mengandung satu angka taksiran.
2. Aturan perkalian atau pembagian
Hasil perasi perkalian atau pembagian hanya boleh memiliki angka penting sebanyak bilangan yang angka perntingnya paling sedikit.
Contoh : 2,98 → 3 angka penting
1,7 x → 2 angka penting
5,066 → 4 angka penting
Dibulatkan menjadi 5,1 (dua angka penting)
Untuk lebih memahami lagi silahkan kalian membaca buku-buku dan mengerjakan latihan-latihan soal yang ada.
Jumat, 27 November 2009
TUJUAN BELAJAR
Saat kita belajar atau menuntut ilmu, ada kalanya kita semangat dan ada kalanya juga kita tidak semangat. Untuk mengatasi hal itu ada sedikit trik yang mungkin bisa sedikit membantu. Yaitu masukkanlah sebuah semangat kedalam diri kita, tentang untuk apa kita melakukan hal itu. Sehingga kita memiliki sebuah tujuan yang walaupun anda harus jatuh bangun untuk menggapai tujuan itu anda tetap melakukan hal itu tanpa kenal lelah
Seperti halnya saat anda mendekati seseorang yang anda sukai atau istilah kerennya “pedekate”, anda akan melakukan berbagai hal untuk mendapatkan hati si dia, “pokoknya dia seneng walaupun aku bonyok”, “All only for you”, dan jurus-jurus rayuan lainya untuk memikat si dia. Walaupun anda harus jatuh bangun untuk memikat hati si dia, maka hal itu akan anda lakukan.
Begitu juga dalam belajar kita juga harus memiliki tujuan. Sehingga kita rela untuk jatuh bangun, jatuh lagi, bangun lagi, jatuh lagi, bangun lagi. Ataupun sampai menumpahkan darah bila perlu. Akan tetapi sebaiknya jangan menumpahkan darah karena pasti akan bau amis. Lebih baik menumpahkan parfum supaya bau segar keringat anda bisa hilang. Alangkah lebih baik lagi untuk menumpahkan uang pasti anda akan dikenal karena keanehnnya, tentu saja uang itu bukan cairan jadi tentu tidak bisa ditumpahkan.
Kembali ke bahasan ini. Tujuan dalam belajar ini bisa beranekaragam, seperti halnya Indonesia ini yang beranekaragam suku. Bisa karena supaya terkenal, dapat ranking satu, juara umum, atau supaya si doi terkesan dengan kita, bisa juga untuk membanggakan orang tua, mengisi tenggorokan yag haus akan keilmuan(wih... puitisss bangget), mencari ridha Allah, jihad untuk memberantas kebodohan, dan tujuan-tujuan lainnya yang bisa di jadikan tujuan. Oya ... sedikit tambahan lagi, dalam memilih tujuan pilih yang sesuai dengan anda, tapi perlu diingat ilmu yang baik adalah ilmu yang bermanfaat bagi orang lain.
Seperti halnya saat anda mendekati seseorang yang anda sukai atau istilah kerennya “pedekate”, anda akan melakukan berbagai hal untuk mendapatkan hati si dia, “pokoknya dia seneng walaupun aku bonyok”, “All only for you”, dan jurus-jurus rayuan lainya untuk memikat si dia. Walaupun anda harus jatuh bangun untuk memikat hati si dia, maka hal itu akan anda lakukan.
Begitu juga dalam belajar kita juga harus memiliki tujuan. Sehingga kita rela untuk jatuh bangun, jatuh lagi, bangun lagi, jatuh lagi, bangun lagi. Ataupun sampai menumpahkan darah bila perlu. Akan tetapi sebaiknya jangan menumpahkan darah karena pasti akan bau amis. Lebih baik menumpahkan parfum supaya bau segar keringat anda bisa hilang. Alangkah lebih baik lagi untuk menumpahkan uang pasti anda akan dikenal karena keanehnnya, tentu saja uang itu bukan cairan jadi tentu tidak bisa ditumpahkan.
Kembali ke bahasan ini. Tujuan dalam belajar ini bisa beranekaragam, seperti halnya Indonesia ini yang beranekaragam suku. Bisa karena supaya terkenal, dapat ranking satu, juara umum, atau supaya si doi terkesan dengan kita, bisa juga untuk membanggakan orang tua, mengisi tenggorokan yag haus akan keilmuan(wih... puitisss bangget), mencari ridha Allah, jihad untuk memberantas kebodohan, dan tujuan-tujuan lainnya yang bisa di jadikan tujuan. Oya ... sedikit tambahan lagi, dalam memilih tujuan pilih yang sesuai dengan anda, tapi perlu diingat ilmu yang baik adalah ilmu yang bermanfaat bagi orang lain.
Sabtu, 14 November 2009
Keyboard layar (ON-SCREEN KEYBOARD)
Jika anda bosan dengan mengetik dengan 10 jari. Sekarang anda bisa menggunakan mouse anda untuk mengetik. Anda hanya harus meng-klik saja, tetapi jika mouse anda rusak lebih baik anda tetap menggunakan keyboard anda. Ini jika keyboard anda juga tidak rusak, jika rusak anda lebih baik membeli keybard baru.
Aplikasi dapat membantu anda jika keyboard anda rusak dan anda belum memiliki uang yang cukup untuk membeli keyboard baru. Untuk menggunakan aplikasi ini tak perlu repot-repot beli atau mendownloadnya dari internet. Biasanya dalam OS windows XP sudah otomatis terpasang. Akan tetapi jika dalam Vista, saya kurang begitu tahu tentang hal itu. Namun lebih baik dicoba dulu.
1. klik start, All program, Accerssories, Accessibility, On-Screen Keyboard
Beginilah tampilan aplikasinya.
Untuk menggunakannya. Pertama-tama kita buka dulu Program Office atau apapun yang menggunakan keyboard.
Bagaimana?? Ini salah satu cara untuk mengetik jika keybord kita rusak. Tak ada salahnya mencoba. Silahkan mencoba..
Aplikasi dapat membantu anda jika keyboard anda rusak dan anda belum memiliki uang yang cukup untuk membeli keyboard baru. Untuk menggunakan aplikasi ini tak perlu repot-repot beli atau mendownloadnya dari internet. Biasanya dalam OS windows XP sudah otomatis terpasang. Akan tetapi jika dalam Vista, saya kurang begitu tahu tentang hal itu. Namun lebih baik dicoba dulu.
1. klik start, All program, Accerssories, Accessibility, On-Screen Keyboard
Beginilah tampilan aplikasinya.
Untuk menggunakannya. Pertama-tama kita buka dulu Program Office atau apapun yang menggunakan keyboard.
Bagaimana?? Ini salah satu cara untuk mengetik jika keybord kita rusak. Tak ada salahnya mencoba. Silahkan mencoba..
Sabtu, 16 Mei 2009
Perkembangbiakan plantae
A. Tumbuhan Lumut(Bryophyta)
Perkembangbiakan pada tumbuhan lumut bergantian antara fase aseksual dan seksual melalui suatu pergiliran keturunan yang biasa kita sebut metagenesis.
Perkembangan aseksualnya yaitu dengan spora haploid yang di bentuk dalam sporofit. Sedangkan perkembangan seksualnya dengan membentuk gamet(jantan maupun betina) yang dibentuk dalam gametofit. Ciri khas Tumbuhan lumut adalah fase gametofitnya lebih panjang daripada fase sporofitnya.
Skema daur hidup lumut.
B. Tumbuhan paku(Pteridophyta)
Tumbuhan paku dewasa merupakan fase sporofit yang menghasilkan spora sebagai alat perkembangbiakan seksual. Spora yang jatuh ditempat lembab akan tumbuh menjadi protalium yang merupakan fase gametofit. Ciri khas Tumbuhan paku adalah fase gametofitnya lebih pendek daripada fase sporofitnya.
Berdasarkan jenis spora yang dihasilkan tumbuhan paku dapat dibedakan sebagai berikut:
Tumbuhan paku homospor
tumbuhan paku heterospor
tumbuhan paku peralihan
1.Tumbuhan paku homospor
Contoh: Suplir (adiantum cuneatum)

2. Tumbuhan paku Heterospor
Contoh : Selaginella

3. Tumbuhan paku peralihan
Contoh : Paku ekor kuda(Equisetum debile)

C. Perkembangbiakan Tumbuhan biji(Spermatophyta)
Ciri khas tumbuhan biji adalah memiliki oragan berupa biji sebagai alat perkembangbiakan.
1. Tumbuhan biji terbuka(Gymnospermae), bijinya tidak dilindungi daun buah, alat perkembangbiakan yaitu berupa badan yang disebut strobilus(runjung).
2. Tumbuhan biji tertutup(Angiospermae), bijinya diselubungi oleh suatu badan yang berasal dari daun buah, yaitu bakal buah.
Selain itu perkembangbiakan pada tumbuhan biji dibedakan menjadi dua yaitu:
A. Vegetatif, yang terdiri dari:
1. Vegetatif alami, meliputi tunas, tunas adentif, umbi lapis, umbi batang, umbi akar, rhizoma, dan geragih
2. Vegetatif buatan, meliputi cangkok, setek, merunduk, kopulasi, dan okulasi.
B. Generatif, Bunga memiliki benang sari sebagai alat kelamin jantan dan putik sebagai alat kelamin betina.
Sebelum terjadi pembuahan didahului oleh penyerbukan, yaitu peristiwa menempelnya serbuk sari ke kepala putik.
Perkembangbiakan pada tumbuhan lumut bergantian antara fase aseksual dan seksual melalui suatu pergiliran keturunan yang biasa kita sebut metagenesis.
Perkembangan aseksualnya yaitu dengan spora haploid yang di bentuk dalam sporofit. Sedangkan perkembangan seksualnya dengan membentuk gamet(jantan maupun betina) yang dibentuk dalam gametofit. Ciri khas Tumbuhan lumut adalah fase gametofitnya lebih panjang daripada fase sporofitnya.
Skema daur hidup lumut.
B. Tumbuhan paku(Pteridophyta)
Tumbuhan paku dewasa merupakan fase sporofit yang menghasilkan spora sebagai alat perkembangbiakan seksual. Spora yang jatuh ditempat lembab akan tumbuh menjadi protalium yang merupakan fase gametofit. Ciri khas Tumbuhan paku adalah fase gametofitnya lebih pendek daripada fase sporofitnya.
Berdasarkan jenis spora yang dihasilkan tumbuhan paku dapat dibedakan sebagai berikut:
Tumbuhan paku homospor
tumbuhan paku heterospor
tumbuhan paku peralihan
1.Tumbuhan paku homospor
Contoh: Suplir (adiantum cuneatum)
2. Tumbuhan paku Heterospor
Contoh : Selaginella
3. Tumbuhan paku peralihan
Contoh : Paku ekor kuda(Equisetum debile)
C. Perkembangbiakan Tumbuhan biji(Spermatophyta)
Ciri khas tumbuhan biji adalah memiliki oragan berupa biji sebagai alat perkembangbiakan.
1. Tumbuhan biji terbuka(Gymnospermae), bijinya tidak dilindungi daun buah, alat perkembangbiakan yaitu berupa badan yang disebut strobilus(runjung).
2. Tumbuhan biji tertutup(Angiospermae), bijinya diselubungi oleh suatu badan yang berasal dari daun buah, yaitu bakal buah.
Selain itu perkembangbiakan pada tumbuhan biji dibedakan menjadi dua yaitu:
A. Vegetatif, yang terdiri dari:
1. Vegetatif alami, meliputi tunas, tunas adentif, umbi lapis, umbi batang, umbi akar, rhizoma, dan geragih
2. Vegetatif buatan, meliputi cangkok, setek, merunduk, kopulasi, dan okulasi.
B. Generatif, Bunga memiliki benang sari sebagai alat kelamin jantan dan putik sebagai alat kelamin betina.
Sebelum terjadi pembuahan didahului oleh penyerbukan, yaitu peristiwa menempelnya serbuk sari ke kepala putik.
Rabu, 13 Mei 2009
Kumpulan rumus fisika komplit
Ini ada kumpulan rumus fisika yang kamu bisa download. Semuanya bersumber dari www.sebarin.com. Ada banyak sekali rumus di sini. mulai dari kecepatan sampai relativitas. Kumpulan rumus fisika komplit bisa kamu download Klik disini untuk download.
Langganan:
Postingan (Atom)